Gemerlap lampu ibukota menyambut dengan senyum
perih dan manisnya, seakan letih dan lelah melihat hilir mudiknya mereka
yang tiada lelah.
Aku merasakan itu… Ya aku meresakan!
Teriakan mereka, menghentikan semua lelah yang ada. Memaksa gembira dan lepas dari semua jerat orang tua. Itu ocehan anak kini yang baru mengenal Ibukota. Teramat sangat berbeda dalam benak, persiapan yang sangat siap kapan saja mereka butuhkan dan kembali aku hanya tumpuan bathin mereka yang resah dan rindu keluarga kampung halaman.
Mereka meliahatku berbeda dalam persepsi, Ibukota.
Aku merasakan itu… Ya aku meresakan!
Teriakan mereka, menghentikan semua lelah yang ada. Memaksa gembira dan lepas dari semua jerat orang tua. Itu ocehan anak kini yang baru mengenal Ibukota. Teramat sangat berbeda dalam benak, persiapan yang sangat siap kapan saja mereka butuhkan dan kembali aku hanya tumpuan bathin mereka yang resah dan rindu keluarga kampung halaman.
Mereka meliahatku berbeda dalam persepsi, Ibukota.
Comments