Miris, Gunung Merapi Bak Tempat Sampah Plastik
Hits: 282
Riski Trinaldo, anggota mapala suska(bertuahpos.com/riki)
BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU
- Momen hari kemerdekaan RI 17 Agustus menjadi momen spesial bagi
bangsa Indonesia. Namun di sisi lain, tidak sedikit para penggiat alam
justru mengabadikan momentum 17 Agustus. Salah satunya dalam acara
pengibaran Sang Saka Merah Putih di Puncak Gunung Marapi, Sumatera
Barat.
Mapala UIN Suska saat mengabadikan momentum tersebut pada Minggu
(17/8/2014) kemarin, justru menemukan sebuah pemandangan yang miris.
Sampah plastik berserakan dimana-mana, mengotori area puncak Gunung
Merapi.
Riski Trinaldo, salah seorang Anggota Mapala Suska tergerak untuk
memungut sampah plastik di puncak Marapi. "Sebagai pencinta alam, kita
prihatin dengan kondisi kebersihan di Pucak Marapi," kata pria yang
akrab disapa Alang ini.
Dirinya sangat menyayangkan para pendaki yang tak hanya berasal dari
Sumatera Barat (Sumbar) meninggalkan ragam sampah plastik, seperti botol
minum, snack, dan kantong. Sehingga keindahan salah satu gunung yang
masih aktif di Sumatera ini menjadi tercemar.
Untuk itu Alang dan beberapa rekan lain meluapkan rasa simpati mereka
dengan melakukan aksi pungut sampah di Puncak Marapi, Sumbar saat
momentum 17 Agustus. Sebagian besar para pendaki bukan mahasiswa
pencinta alam, tapi hanya penggiat saja. "Gunung bukan tempat sampah,"
tambah Alang.
Selain itu Alang kerap memberikan himbauan kepada para penggiat gunung
untuk tidak memetik edelweis. Sebab menurutnya keindahan gunung, selain
panoramanya yaitu keindahan taman edelwis di Puncak Marapi. Sesuai
dengan moto Mapala dilarang menebang pohon kecuali perlu, meninggalkan
bekas kecuali jejak dan mengabadikan foto sebagai kenangan. (riki/rls)
Comments